Inilah Gubernur Makkah dan madinah pertama dalam sejarah Islam - INDONISY

Berbagi informasi yang bermanfaat.

Inilah Gubernur Makkah dan madinah pertama dalam sejarah Islam

Sejarah Islam mencatat sejumlah sahabat yang mendapat kepercayaan menjadi gubernur kota-kota penting dan strategis. Mereka juga tercatat sebagai gubernur pertama yang bertugas memimpin jalannya pemerintahan di wilayah tersebut.
madinah munawwaroh

Republika.co.id, mencoba menelusuri gubernur pertama dalam sejarah Islam dengan menukilkan dari kitab al-Awa’il karya Abu Hilal al-‘Askary.

Terungkap bahwa sosok yang menjadi gubernur Makkah pertama adalah sahabat ‘Utab bin Asid yang ditunjuk Rasulullah Shallallahu alahi wasallam untuk mempimpin Makkah saat peristiwa Haji Wada’.

Ketika Rasul wafat, tak sedikit masyarakat Arab yang keluar Islam, ‘Utab mengambil inisiasi dengan berkhutbah di masjid.

Isi ceramahnya cukup populer di antara penggalannya berbunyi, "Kalaupun Muhammad Shallallahu alahi wasallam meninggal, maka sesunggunya Allah Subhanahu wa ta'ala kekal. Kalian tahu sebagian besar kalian adalah kafilah di darat dan pelayan di laut, tetaplah pada urusan kalian, tunaikan zakat, saya jaminan jika ini urusan ini tidak kelar, saya akan kembalikan ke kalian.”

Kisah tentang ceramah tersebut sampai di telinga Abu Bakar RA dan mengapresiasinya.

Selanjutnya, al-‘Askary mengemukakan sedangkan gubernur yang pertama memimpin Madinah adalah Sahal bin Hanif yang ditunjuk oleh Ali bin Abi Thalib saat menantu Rasulullah Shallallahu alahi wasallam tersebut pergi ke Bashrah dalam rangka Perang Jamal.

Bahkan, ada cerita yang sangat ironis terkait perang saudara sesama akidah ini, saat Utsman bin Hanif, yang tak lain adalah saudara kandung Sahal tertangkap dan hendak dieksekusi, ia meminta pengampunan.

Kemudian Utsman berkata, "Saudaraku, Sahal, wakil Ali bin Thalib atas Madinah, jika kalian membunuhku maka ia tak akan melepaskan keturunan kalian." Akhirnya, tak selang berapa lama mereka membebaskan Utsman bin Hanif. (republika)
0 Komentar

* Berkomentar sesuai dengan Artikel.
* Dilarang Sp@m di sini.
* Terima kasih.