Saudi Kecam ‘Kebijakan Represif’ Myanmar terhadap minoritas muslim Rohingya" - INDONISY

Berbagi informasi yang bermanfaat.

Saudi Kecam ‘Kebijakan Represif’ Myanmar terhadap minoritas muslim Rohingya"

NEW YORK — Arab Saudi, negara tempat kelahiran agama Islam, pada Sabtu (23/9) mengecam ‘kebijakan represif’ Myanmar terhadap warga minoritas Muslim Rohingya.

"Negara saya benar-benar prihatin dan mengecam kebijakan penindasan serta penelantaran yang dilakukan pemerintah Myanmar terhadap warga minoritas Rohingya," kata Menteri Luar Negeri Adel al-Jubeir saat menyampaikan pidato pada Majelis Umum PBB, dilansir Reuters, seperti dikutip Antara, Ahad (24/9).
muslim rohingya

Bangladesh dan organisasi-organisasi bantuan sedang bergelut untuk menolong 422 rubu Muslim Rohingya, yang tiba sejak 25 Agustus ketika serangan oleh milisi Rohingya memicu tindakan keras oleh Myanmar, yang disebut PBB sebagai pembersihan etnis.

Arab News melaporkan al-Jubeir juga mengatakan Saudi menentang pemindahan orang Rohingya di Myanmar. Al-Jubeir menyebutkan upaya Kerajaan tersebut untuk membantu kaum Rohingya, termasuk menampung setengah juta orang di Saudi.

Menurut al-Jubeir, kerajaan juga telah bekerja sama dengan Pemerintah Bangladesh untuk membuka pelabuhan bagi Rohingya. Dia menambahkan Raja Salman juga telah memberikan 15 juta dolar AS untuk Rohingya, yang merupakan orang-orang yang dianiaya dan tidak memiliki kewarganegaraan di Rakhine, Myanmar.

Pada kesempatan itu, al-Jubeir juga berbicara tentang krisis Qatar, konflik Yaman, dan Suriah yang telah berlangsung lama. “Satu-satunya cara untuk mengakhiri krisis Suriah adalah melalui sebuah solusi politik mengenai prinsip-prinsip Deklarasi Jenewa dan Resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa 2254,” ujar dia.

0 Komentar

* Berkomentar sesuai dengan Artikel.
* Dilarang Sp@m di sini.
* Terima kasih.